Membaca Roadmap Tren Desain Web Tahun 2020

Tahun 2020, Frontend Developer harus belajar apa?
Tahun 2020, Frontend Developer harus belajar apa?

Udah tahun 2020, tapi masih bingung mau belajar bahasa pemrograman apa? Kalem sob, pada artikel kali ini aku bakal kasih kalian informasi tentang tren untuk web design atau frontend web developer untuk tahun ini. Topik yang cukup menarik buat dibahas, karena ini menyangkut sebuah momentum yang menentukan masa depan kalian dalam dunia programming. Jika kalian tertarik untuk lanjut di bidang desain web, maka saat ini kalian datang pada tempat yang tepat. Silahkan simak uraiannya dibawah ini

Frontend Developer

Frontend developer adalah seseorang yang bekerja dibalik pengembangan desain pada sebuah situs web, yaitu semua produksi yang menyangkut HTML, CSS dan JavaScript. Singkatnya, seorang frontend developer mengurusi semua hal yang berkaitan dengan interaksi antara pengguna dengan situs web secara langsung, jadi yang bisa dilihat dari sisi pengguna adalah hasil kerja dari seorang frontend developer.

Dari sisi frontend banyak yang bisa dinilai, bahkan pengguna cenderung menilai sebuah situs web itu dari segi tampilannya. Kalo menurut peribahasa don't judge a book by its cover, katanya sih gitu. Tapi, gak bisa dipungkiri kalo emang yang diharapkan dari seorang pengguna adalah penilaian mereka terhadap kesan pertama kali dalam melihat sebuah situs web. Maka disinilah pentingnya peran seorang frontend developer yang handal, tidak hanya melihat berfokus pada bagus aja, tetapi ia harus mampu membaca apa yang disukai oleh pengguna, bahasa sederhananya pentingnya mempelajari "pengalaman pengguna".

Bagaimana Membaca Roadmap Frontend Development?

Emang roadmap itu apa sih? Menurutku, roadmap disini tuh bermakna sebagai sebuah pemetaan dan penggambaran tentang jalannya pemakaian dari teknologi yang membantu para developer menentukan apa yang harus dipelajari selanjutnya, bukan hanya mengikuti tren belaka, melainkan mengikuti perkembangan akan teknologi itu sendiri. Jadi, kedepan kalian bakal memahami mengapa sebuah bahasa pemrograman diciptakan dan untuk apa fungsinya, sehingga dia bakalan cocok untuk dipakai untuk mengatasi case/kasus dan permasalahan yang perlu diselesaikan menggunakan teknologi tersebut.

Dari penjelasan pak Kamran Ahmed (creatornya situs roadmap.sh), untuk pemula yang masih bingung menentukan teknologi apa yang ingin dipelajari, maka tipsnya adalah fokus mempelajari dan menguasai salah satu dari sekian banyak teknologi tersebut, tidak perlu kewalahan untuk langsung mempelajari semua. Karena, memang perlu proses pelan-pelan dan bertahap sampai benar-benar menjadi seorang yang mahir dibidang itu.

Roadmap Frontend Developer tahun 2020

Roadmap untuk frontend developer tahun 2020
click image to zoom
PS: Jika gambar masih terlihat blurry, silahkan cek langsung aslinya :
https://raw.githubusercontent.com/kamranahmedse/developer-roadmap/master/img/frontend.png

Dari roadmap tersebut kita dapat membaca:

HTML, CSS dan JavaScript adalah komponen utama yang digunakan untuk frontend development.

Git, disini seorang frontend developer harus menguasai tentang penggunaan teknologi git. Sehingga ini akan memudahkan untuk bekerja dan berkolaborasi dengan backend developer.

Package Manager : NPM, YARN. Pentingnya menguasai penggunaan package manager adalah untuk memudahkan pemasangan paket dan library yang nantinya bakal digunakan pada sebuah projek. Disini kalian ku rekomendasikan untuk mempelajari NodeJS.

CSS Preprocessor : SASS. Teknologi ini adalah hasil pengembangan dari pengkodean CSS. Menurutku mempelajari ini akan sangat bermanfaat, karena akan dapat meningkatkan efisiensi waktu.

JavaScript Framework : ReactJS. Hmm, agak menarik sih kenapa pak Kamran Ahmed memilih ReactJS sebagai framework JavaScript yang direkomendasikan untuk dipelajari. Sebenarnya nggak ada salahnya juga mempelajari framework yang lain, soalnya emang sekarang ini lagi gencar-gencarnya penggunaan framework JavaScript seperti Angular dan VueJS yang mulai menggantikan sang legenda jQuery.

CSS Framework,  dulu pakai bootstrap aja kan? sekarang sudah ada Reactstrap. Kalian direkomendasikan buat mempelajari itu. Entah sejarahnya bagaimana, doi udah dipaketin sama si framework JavaScriptnya jadi tinggal ngikutin alurnya aja. #2020MakinDiMudahin

dan lain seterusnya, kalian pasti udah bisa baca sendiri kan? simbol centang ungu yang ada pada gambar adalah menunjukkan bahwa teknologi itu perlu untuk dipelajari dan dikuasai.

Semoga sedikit penjelasan diatas dapat membantu teman-teman dalam menentukan pilihan framework terbaik yang akan kalian pakai kedepan. Sekian dulu untuk artikel kali ini, sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya.

Baca juga

Post a Comment